Allah know what the best for us
11 desember 2015,Hari pertama aku menyadari sudah terlambat datang bulan 10hari. Deg deg an, senang, penasaran apakah anugrah yang sudah ditunggu-tunggu 1 tahun 4 bulan pernikahan kami.
Dan alhamdulillah, dua kali testpack dan hasilnya positif,
seketika kami menitikkan air mata di ujung telpon yang sama ditempat yang berbeda. Yaa, kami memang terpisahkan jarak Jakarta-Jogja. Aku harus menyelesaikan study S2 di Magister Sains dan Doktor FEB UGM dan suamiku bekerja di Jakarta. Baru 10 hari kemudian suamiku bisa mengunjungiku di Jogja dan kami memutuskan untuk konsultasi ke dokter obsgyn di Rumah Sakit JIH. Tiga hari sebelum suami datang, aku menyadari ada sesuatu yang aneh keluar dr celana d****ku. Ternyata flek coklat, seketika aku panik. Apa yg terjadi pada kehamilan pertama ku ini.
Barulah ketika suamiku datang ke Jogja, dan di USG oleh dr. Intan Titisari SpoG aku dinyatakan positif hamil 5 minggu tapi yg terlihat hanya kantung janin belum terlihat adek bayinya :").
Ini nih foto USG pertamanya:
Namun krn mengalami flek dokter menyarankan untuk bedrest total, iya total! Turun tempat tidur hanya untuk ke kamar mandi.
Ya Allah, ada apa ini....
Akhirnya dua hari setelah itu kami memutuskan untuk bedrest di RS JIH saja, selama 5 hari bedrest total.
Sempat boleh pulang 1 hari, namun muncul flek lagi. Dokter langsung USG lagi, dan alhamdulillah kantung rahim masih utuh,
Dan akhirnya masuk UGD lagi sehingga mesti bedrest total 3 hari berikutnya.
Untungnya ada mama dan papa yang jauh jauh dari Padang menjengukku, ditambah suami yang selalu menemai, insyAllah selalu kuat.
Sehari setelah balik kekosan lagi, aku penasaran pengen tau 2nd opinion k dokter lain. Jatuhlah pada dr. Enny Pamuji SpoG, disitulah pertama kalinya aku syok mengetahui ternyata sang dokter bilang ini gak wajar, sudah kehamilan 8weeks tapi janin masih belum ada dan ukuran sangat kecil cuma 1,55cm,
dokter bilang ini blighted ovum, BO yaitu tidak berkembangnya janin sehingga yang ada hanya kantung janin saja. Aku shock, sedih. Sepanjang perjalanan pulang cuma nangis.
Tapi aku masih belom puas, masih pengen tau 3rd opinion. Langsung milih dr. Detty ahli fermatology, dan lagi lagi memang sama diagnosa nya.
Singkat cerita, dirujuklah ke Hermina Jatinegara untuk operasi D/C (biasa disebut curret) / pembersihan kantung rahim.
dr.Sri Pudiastuti, dokter yg direkomendasikan oleh dr.Detty. dr. Sri baiiik banget, diberi penjelasan yang sangat gamblang. Setelah konsul dan bertanya apa sih penyebab blighted ovum/kehamilan kosong ini? Ternyata banyak faktor, tapi yang paling signifikan itu adalah pembuahan yang kurang sempurna. Setiap wanita punya 1 sel telur yg matang tiap bulannya, sedangkan pria punya jutaan sel sperma yg siap menyerbu untuk membuahi sel telur. Namun kita tidak akan tahu, sel sperma mana yg akan masuk. Dan kemungkinan, sel sperma yg masuk bukanlah yg terbaik. Maka janin tidak berkembang, yang disebut dengan blighted ovum/kehamilan kosong ini.
Kami sudah ikhlas dari awal, anak adalah anugrah titipan Allah. Tidak sepantasnya kita memaksakan kehendak. Sekuat tenaga mempertahankan, segala cara ditempuh, namun ketika bukan ini yang terbaik menurut Allah maka ya tidak akan terjadi.
Memang ini jalan yang paling terbaik.
Ujian di umur pernikahan yang masih dini, 1 tahun 4bulan.
Dan akhirnya 12 januari 2016, untuk pertama kalinya saya mengalami proses operasi D/C ini.
Alhamdulillah berjalan cepat dan lancar, diinduksi dari jam 12 lalu sudah pembukaan pertama jam 4 sore, sehingga operasi dipercepat jadi jam 4.30 sore yang semula dijadwalkan jam 8 malam. Proses operasi yang hanya memakan waktu 10 menit, seperti mimpi saja.
Semoga Allah mendengar doa-doa kami sehingga digantikan dengan yang lebih baik lagi berikutnya.
Terima kasih ya Allah atas teguran secara langsung ini kepada kami, kami belajar arti perjuangan, kesabaran, bersyukur dan keikhlasan.





Yang sabar ya Raisha dan Ibnu,
ReplyDeleteSetiap ujian pasti ada maksudnya.
Dibalik cobaan pasti ada hikmahnya.
Ujian akan meningkatkan derajat kita.
Semoga Alloh subhanahu wa ta'ala menggantikan dengan yang lebih baik. :)
InsyaAllah selalu sabar mas,
DeleteAamiin ya Allah, alhamdulillah masih diingatkan oleh Allah :")
You are a strong woman! And will be a great mother i believe �� Stay strong sayang!!
ReplyDeleteYeeess!! InsyaAllah :")
DeleteMakasi sayangkuuuu muaah muaaah
Raisaaa..Insya Allah dganti dengan yg lebih baik ya sayaang..semangat terus.. :))
ReplyDeleteAamiin ya Allah...
DeleteMakasi kaa :)
Salam kenal mba Raisya..semoga selalu sabar dan bahagia dalam penantian buah hati yang sehat wal afiat dari Allah SWT.. aamiin :)
ReplyDeletesalam kenal mba, maaf baru bales (udah lama banget yak) hahah Aamiin makasi mba doanya :) semoga kebaikan selalu menyertai mba :)
Delete